Saturday, June 4, 2011

BELA DIRI PAHAMAN CIANTRA, Cikarang Selatan

Salam kenal, bagi para pembaca dan saudara sepaham.
Beladiri paham, sesuai dengan namanya inti dari semua pembelajaran dan gerakan adalah pemahaman. Slogan yang saya suka disini adalah "Jago adalah orang yang tidak mempunyai musuh, dan tidak ada jago diantara kita (sepaham).

Pola latihan yang diterapkan sangat sederhana, namun kita dapat mengembangkannya sesuai dengan pemahaman yang kita dapat.
Keplek --> Latihan reflek tangan untuk potongan, tangkisan, serangan dan tangkepan.
dengan pola keplek 1, keplek 2, keplek 3, kagetan, kewong, tangkepan (atas dan bawah), potongan (luar dan dalam), lapis 2, rentek dan gecekan.
Pancer --> gerakan memutar 360 derajat untuk menghadapi serangan dari segala arah.
dan dikembangkan dengan :
Langkah 4 dan langkah 9.

Wassalamualaikum Wr. Wb
ARMEN SUTAN RAJO BENTEN

Tuesday, May 31, 2011

Jurus Silat Pahaman

Pahaman adalah silat yang unik. Tak ada jurus. Yang ada cuma 1, Pancer!!!..Gerakan berputar 360 derajat. Gerakan Tangan pun cuma dimanakan 3, tangkep, potong, dan seliwa (silang). Body mechanic (kenyur) dan kosong-isi adalah inti hindaran dan pertahanan sekaligus penyerangan.
Silat itu bukan untuk dihapalin tapi untuk dipahami dan dihayati. Silat itu juga tidak ada habisnya, karena pemahaman kita bertambah sejalan dengan ketekunan kita. Itulah PAHAMAN
Latihannya pun bagi pemula dimulai dengan cara duduk bersila.Kemudian kita berlatih cuma suliwa, potong, kepret,dan tangkep. Setelah berbulan cuma bolak balik menghapal gerakan ini, kita duduk berhadapan dengan guru dan mulai berlatih seperti ‘jual beli’ dengan hanya empat gerak dasar yang ternyata berkembang jauh..Disini kita mulai belajar kosong isi sederhana. Misalnya ketika pukulan kita kena potong, kita harus bisa langsung kosong..dengan tangan menempel pada tangan lawan yang memotong, kita strike back dengan bantuan dorongan tenaga potongan..
Gerakan suliwa digunakan untuk ‘menyimpan’ pukulan lawan yang masuk kearah kita. Kemudian setelah pukulan tersimpan, kita strike back dengan serangan..
Semua dilakukan dengan bersila dan 2 pasang lutut bertemu, sehingga jarak sangat sempit dan kecepatan jadi penentu..
Setelah tangan dianggap cukup cepat dan akurat..Latian baru berdiri..Disini kita baru berlatih pancer!!..Kita harus bisa menangkep serangan dari 360 derajat…berputar terus pada satu sumbu..tidak ada langkah mundur kecuali untuk menarik tangan atau kaki lawan jauh dari ‘kandang’nya..
Pergerakan di Silat pahaman tidak mengenal bentuk. Semuanya mengalir sesuai situasi. Satu titik bisa berarti 360 derajat perputaran. Banyak arah lebih baik dari pada satu arah.
Silat Pahaman menghendaki pertarungan jarak pendek, sehingga tangan lebih banyak digunakan untuk menggoyang lawan.
Kaki dipakai untuk pergerakan, menghabisi lawan yang terjatuh dan untuk mengejutkan lawan.
Latihan dasarnya hanya tangkisan, pukulan, tangkapan, bantingan dan kuncian.
Sederhana sekali jurus-jurusnya.

Sumber silatpahaman.blogspot.com

Saturday, May 22, 2010

NAHKODA KAPAL

Di dalam sebuah kapal laut yang di Nahkodai oleh orang Filipina ada seorang anak buah kapal yang berasal dari Indonesia tepatnya dari daerah Cikarang kita misalkan orang itu adalah Udin. Suatu ketika terjadi keributan antar sesama anak buah kapal. Dimana Udin mempunyai masalah dengan keempat orang temannya. Pekelahian pun terjadi, dengan tanpa disadari oleh mereka sang Nahkoda memperhatikan perkelahian tersebut. Sang Nahkoda tidak melerai perkelahian karena dia terkesima dengan gerakan Udin dalam mengatasi lawan-lawannya. Begitu pula dengan abk yang lain terkesima melihat perkelahian itu, karena mereka tidak menyangka Udin yang biasanya pendiam sanggup menghadapi keempat orang abk yang sedang bermasalah dengannya.

Perkelahian itu berlangsung tidak lama sekita 10 menit. Dan Udin tidak melakukan penyerangan, dia hanya bertahan. Namun demikian didalam pertahan Udin mengandung gerakan yang dapat melumpuhkan lawan-lawannya. Reflek si Udin sangat bagus ketika menghadapi serangan yang bertubi-tubi ditambah dengan gerakan silat khas sunda. Keempat abk yang menyerang Udin akhirnya menyerah sambil merintih kesakitan.

Sang Nahkoda lalu memanggil Udin. Dengan perasaan was-was Udin menghadap sang Nahkoda, dia mengira akan mendapat hukuman atau bahkan pemecatan karena telah membuat kegaduhan didalam kapal. Sesampainya diruangan Udin disambut dengan wajah Nahkoda yang ramah dan sang Nahkoda langsung menanykan mengenai gerakan bela diri yang Udin lakukan. Lalu Udin menjelaskan perihal gerakan yang dia pelajari di daerahnya yaitu Cikarang. Sang Nahkoda menanyakan "berapa lama kamu dapat mempelajari gerakan ini?". Udin menjawab "Tidak lama Pak hanya 3 bulan.!" Sang Nahkoda pun tidak percaya. Lalu Udin menjelaskan mengenai bela diri ini dengan sejelas-jelasnya kepada sang Nahkoda. Setelah mendengar penjelasan Udin sang Nahkoda pun ingin segera mempelajarinya dan kapal pun langsung menuju Indonesia.

Pada saat kapal bersandar di Indonesia, sang Nahkoda meminta Udin untuk mengajaknya ketempat dimana udin mempelari gerakannya. Sang Nahkoda bertemu dengan gurunya Udin. Sang guru menjelaskan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh sang Nahkoda agar dapat mempelajari seni bela diri "PAHAM". Dalam waktu sebulan Nahkoda itu sudah dapat menyelesaikan pembelajarannya. Dia pun puas dengan manfaat yang dia dapat.

sumber : Armen ciantra

Thursday, May 20, 2010

SELAMAT DATANG

Selamat datang di Blog BelaDiriPaham. Mungkin sebagian dari anda baru mengenal seni bela diri ini. Ikuti terus perkembangan Blog ini agar anda dapat memahami dan mengambil manfaat dari setiap torehan dan gambar yang termuat dan tersirat.

JAGO ITU ORANG YANG TIDAK MEMPUNYAI MUSUH.

Terima Kasih.